KOMISARIAT PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA
STEI AR-RISALAH CIAMIS
Oleh : Efrizal Novianto
email : frzlnvnto@gmail.com
“ Dalam rangka menghadapi revolusi industri 5.0, PMII harus terus mengikuti perkembangan, sehingga saya kira Pradigma Kritis Transformatif harus ditambah dengan kata ‘produktif’ sebagai suatu langkah untuk kemandirian PMII dalam menghadapi hal tersebut “
(Muhammad Abdullah Syukri - Ketua Umum PB PMII)
Apa yang terpikirkan ketika membaca kalimat (argumentasi) di atas? Mungkin kalimat tersebut hanyalah sebuah ‘niat’ untuk kemandirian PMII dimasa datang. Tetapi jauh dari yang kita pikirkan, sebenarnya peran pemuda saat ini terutama produktifitasnya sangatlah besar bagi bangsa Indonesia. Salah satu cara untuk mewujudkan produktifitas kader PMII yakni melalui enterpreneurship.
Enterpreneurship dapat membantu perekonomian menjadi lebih baik. Beberapa manfaat sosial enterpreneurship adalah pada pertumbuhan ekonomi, dengan kewirausahaan, dapat menciptakan lowongan pekerjaan baru bagi masyarakat. Dengan meningkatnya penciptaan peluang atau lapangan pekerjaan akan dapat meningkatkan pertumbuhan negara & bangsa Indonesia.
Ruh entrepreneurship dalam Islam dituangkan dalam QS Al Qashash ayat 77 :
وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَآ أَحْسَنَ ٱللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ ٱلْفَسَادَ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ
Artinya : “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”.
Rasulullah SAW bersabda :
عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِيَكْرِبَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَن النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ قَالَ : مَا أَكَلَ اَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ ، وَإِنَّ نَبِيَّ الله دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَم كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ. (رواه البخارى ).
“Dari Al-Miqdam bin Ma’dikarib RA. : Nabi SAW. bersabda, “tidak ada makanan yang lebih baik dari seseorang kecuali makanan yang ia peroleh dari hasil keringatnya sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Allah, Daud AS. makan dari hasil keringatnya sendiri.” (HR. Al-Bukhori)
Pengurus Komisariat PMII STEI Ar-Risalah menjadikan enterpreneur sebagai suatu image dan ciri khas dengan menambahkan Hashtag Kader Preneur. Kader Preneur merupakan gambaran kader yang memiliki wawasan, gagasan dan jiwa enterpreneurship dan berdasarkan dengan prinsip – prinsip ke-Islaman dan ke-Indonesiaan. Sebuah gebrakan untuk kemandirian ekonomi kader PMII STEI Ar-Risalah Khususnya dan Kader PMII se-Indonesia pada umumnya.
1 Komentar
Mantapp
BalasHapus